Wednesday, May 27, 2015

Singapore dan Kuala Lumpur destinasi traveling favorit Wisatawan Indonesia

Traveling Singapore dan Kuala LumpurBerwisata ke luar negeri saat ini tidak lagi menjadi sesuatu yang "wah" bagi sebagian orang Indonesia. Fasilitas yang mendukung seperti banyaknya pilihan promo tiket penerbangan, kebijakan bebas visa, kemudahan pembuatan paspor dan pemesanan hotel secara online melalui Agoda. Semua itu menjadi senjata pamungkas bagi orang Indonesia mewujudkan keinginannya berwisata ke luar negeri. Kota yang seringkali menjadi destinasi traveling ke luar negeri favorit apa lagi kalau bukan Singapore dan Kuala Lumpur (sumber: mri-research-ind.com). "Kota ini juga menjadi destinasi traveling saya ke luar negeri yang pertama dan bukan main senengnya pada saat itu..."

Singapore (SG), Singapore

Kota/Negara yang menjadi tetangga Batam ini memiliki banyak tempat melancong favorit yang berhasil memikat para wisatawan. Diantaranya surga belanja Shopping Center di Orchard Road yang menjual barang-barang bermerek dengan harga yang lebih murah dibandingkan belanja di Indonesia. Disamping surganya belanja, tempat wisata juga tidak kalah memikatnya seperti Nightlife di Clarke Quay, Singapore Flyer di Raffles Avenue, Universal Studio di Sentosa Island, Jurong Bird Park di Jurong dll yang tidak bisa disebutin satu per satu daya tariknya.

Traveling SingaporeYang pasti, satu tempat yang tidak boleh dilewatkan saat datang kesana adalah Merlion Park di One Fullerton. Tempat ini menjadi ikon negara ini yang biasanya menjadi sasaran narsis orang-orang Indonesia yang datang kesana. Apa lagi klo bukan tempat patung singa yang memuntahkan air dari mulutnya. "Banyak turis yang berfoto disini dengan bermacam-macam gaya sampai gaya khas foto turis Indonesia meminum air muntahan dari mulut patung singa ini. Termasuk gaya cool disamping ini.." #NggakUsahProtes


Untuk tempat menginap, biasanya turis Indonesia mencari penginapan di Bugis Street. Disamping dekat dengan mall Bugis Junction, di tempat ini juga tersedia banyak restoran yang menjual makanan halal. Dan cukup dekat dengan masjid termasyhur di Singapore "Sultan Mosque". Untuk yang mencari hotel dengan harga sangat miring bisa didapatkan di Geylang. Tetapi harus selektif memilih penginapan di daerah ini karena dikenal dengan kawasan red district yang menjadi kawasan lokalisasi wisata malam semacam prostitusi.. Berminat? hehe..

Untuk transportasi keliling SG, saya sarankan untuk selalu menggunakan MRT, semacam kereta komuter tetapi dengan fasilitas yang jauh lebih berkualitas. Atau jika ingin mencoba naik bus juga bisa tetapi anda harus mengetahui rute-rutenya berbeda dengan MRT yang sudah sangat jelas petunjuknya. Baik MRT maupun bus, sistem pembayarannya sudah terintegrasi dengan menggunakan kartu EZ Link yang bisa dibeli di stasiun MRT. Tidak perlu takut kesasar karena penduduk Singapore sedikit mengerti bahasa Indonesia dan juga anda akan banyak bertemu dengan penduduk Indonesia dan Malaysia disana. Just info, bahasa Inggris Singapore dikenal dengan sebutan "Singlish" hal ini karena dialek bahasa Inggrisnya yang kebanyakan tidak formal dan sudah banyak dipengaruhi dialek China dan Melayu.




Kuala Lumpur (KL), Malaysia

Daya tarik kota ini juga tidak kalah dengan Singapore. Banyak juga tersedia Shopping Center di kota ini dan lokasi wisata seperti Batu Cave dan Genting. Untuk menuju 2 lokasi wisata ini adalah dengan bus dari Bas Stesen (Terminal Bus) KL Sentral. Di terminal tersebut sudah tersedia bus khusus menuju lokasi tersebut dengan biaya sekitar 10 RM per orang. Batu Cave merupakan Kuil Hindu yang ada di dalam Gua dan untuk mencapainya anda harus menaiki sekitar 272 anak tangga. Sementara Genting adalah daerah dataran tinggi yang mana terdapat Cable Car yang sangat panjang melintasi perbukitan. Seru dan sedikit menyeramkan.. hehe.

Tiket Cable Car Genting, Kuala Lumpur
Harga Tiket Skyway

Sama halnya dengan mengunjungi Singapore, lokasi utama yang wajib anda datangi adalah Menara Kembar Petronas yang menjadi ikon kota ini. Untuk menuju lokasi ini bisa menggunakan MRT dan turun di MRT Stesen terdekat Petronas. "Rasa-rasanya belum nyampe KL jika belum pernah foto di menara kembar petronas.. hehe"

Traveling Kuala Lumpur

MRT di KL sedikit lebih rumit daripada MRT di Singapore tetapi tidak perlu khawatir jika anda berpedoman pada peta MRT dan bertanya ke petugas MRT jika ada yang tidak anda mengerti. Soal bahasa yang digunakan mirip dengan bahasa Palembang dengan logat melayu yang lebih halus.

Untuk penginapan saya sarankan untuk memilih penginapan di KL Sentral karena lokasi ini sangat strategis sekitar 200 m dari stasiun KL Sentral dan memudahkan anda untuk pergi kemanapun destinasi yang diinginkan untuk berkeliling KL. Sebagai rekomendasi penginapan, Hotel The LOTUS sangat cocok baik bagi traveller bisnis maupun backpacker. Hotel ini setaraf bintang 2 dan harga sekitar 330 ribu rupiah per malam jika anda melakukan pemesanan melalui Agoda. Biaya hidup di KL dan suasana kotanya hampir sama dengan Jakarta namun KL lebih tertata dan tidak ada kemacetan yang biasa ditemukan seperti di Jakarta.

"Jati diri akan ditemukan saat melakukan perjalanan jauh dari kenyamanan yang biasa didapatkan. Enjoy your traveling!"

No comments:

Post a Comment

Komentar anda adalah semangat saya untuk terus menulis.