Friday, July 31, 2015

Meski harus berdesakan, Commuterline masih transportasi favorit warga Jabodetabek

Commuterline, KRL, Jabodetabek
Commuterline Jabodetabek
Kemacetan yang hampir setiap hari terjadi di Jakarta, membuat setiap orang termasuk perantau seperti saya memilih transportasi yang cenderung bebas hambatan dan cukup aman. Cukup dua harapan itu saja yang bisa diharapkan dari transportasi jabodetabek saat ini. Karena tidak mungkin bisa berharap lebih sementara transportasi umum yang ada hanya itu-itu saja (baca: bus kota, metromini, busway, commuterline, taxi, bajaj dan ojek). Kondisinya juga hanya begitu-gitu saja.. Hehe. Sudah bisa dibayangkan bukan?

Untuk warga yang bertempat tinggal di Bekasi dan bekerja di Jakarta seperti saya, commuterline adalah satu-satunya transportasi yang memenuhi 2 kriteria yang disebutkan di atas.

Commuterline, KRL, Jabodetabek
Rute dari Bekasi ke Kantor jika menggunakan Bus estimasi selama 2 jam 14 menit
Meskipun dengan kepemimpinan Pak Ignasius Jonan membuat wajah perkereta-apian Indonesia termasuk commuterline menjadi jauh lebih baik dari sebelum-sebelumnya, apa boleh buat dengan terlalu padatnya penduduk jabodetabek, commuterline yang sudah lebih baik pun menjadi ajang goyang senggol dorong penumpang..😊

Commuterline, KRL, Jabodetabek
Menunggu Pintu Commuterline dibuka

Commuterline, KRL, Jabodetabek
Rebutan Masuk ke dalam Commuterline
Kondisi semacam ini setiap hari terjadi di saat jam berangkat kerja khususnya untuk rute Bogor - Jakarta Kota, Bekasi - Jakarta Kota dan Manggarai - Tanah Abang. Dan sebaliknya, kondisi semacam ini juga terjadi pada saat jam pulang kantor untuk arah sebaliknya.

Commuterline, KRL, Jabodetabek
Rute Commuterline (Klik gambar untuk memperbesar)
Dengan murahnya tarif commuterline, full AC dan lebih cepat tiba di lokasi dibandingkan transportasi lainnya, commuterline menjadi pilihan favorit masyarakat jabodetabek meski harus berdesakan. Dan meskipun commuterline saat ini sudah bisa dibilang cukup aman dengan adanya petugas keamanan di masing-masing gerbong commuterline, penumpang harus tetap waspada dengan tangan-tangan jahil yang memanfaatkan kesempatan di waktu ramenya penumpang di dalam gerbong commuterline.

Commuterline, KRL, Jabodetabek
Tarif Progressif Commuterline
Commuterline, KRL, Jabodetabek
Kartu Multi Trip Commuterline COMMET (Commuterline Electronic Ticketting)
Commuterline, KRL, Jabodetabek
Antrian di Mesin Tapping Kartu Tiket Commuterline
Commuterline, KRL, Jabodetabek
Loket Pembelian/Isi Ulang Kartu Commuterline Stasiun Gondangdia
Commuterline menggunakan kartu prabayar yang dapat diisi ulang jika saldo sudah tidak mencukupi. Bagi yang sudah memiliki kartu Flazz BCA, e-Money / e-Toll Bank Mandiri dan BNI Tap Cash tidak perlu membeli kartu lagi dan cukup menggunakan kartu tersebut asal ada saldonya tentunya.. 😊

Meskipun seharusnya commuterline adalah satu-satu transportasi yang bisa dibilang bebas hambatan tetapi pada kenyataannya dengan adanya sharing rail antara commuterline dengan kereta api cepat antar propinsi menyebabkan commuterline harus mengalah dan berhenti di lokasi-lokasi tertentu pada saat kereta api cepat akan lewat.

Nilai positifnya, tenggang rasa dalam masyarakat jabodetabek sangat nampak ketika di dalam commuterline dengan berbagi tempat duduk bagi manula, wanita hamil, wanita membawa anak dan penderita cacat (dissabilitas). Semoga PT. KAI semakin menunjukkan perbaikan yang radikal untuk transportasi cepat, bebas hambatan, aman dan harga yang terjangkau bagi semua golongan masyarakat Indonesia.

No comments:

Post a Comment

Komentar anda adalah semangat saya untuk terus menulis.