Tuesday, November 10, 2015

Medical Check Up itu ternyata penting


Hidup adalah masa muda...
Masa muda adalah kebahagiaan...

Ungkapan di atas memang benar adanya. Masa muda adalah masa yang harus dimanfaatkan untuk mencoba "segala yang kita inginkan". Tanda kutip dimaksudkan bahwa segala yang kita inginkan tetap memiliki batasan-batasan yang perlu diperhatikan. Hobi saya adalah traveling, apapun jenisnya mulai dari kuliner, business traveling (baca: traveling yang dibiayai kantor 😄), traveling lokal sampai dengan traveling mancanegara.

Untuk menikmati hobi saya ini terkadang saya lupa dengan batasannya. Seperti halnya kuliner, jika menemukan tempat kuliner enak apalagi murah meriah seringkali saya mencoba makanan ini hingga berkali-kali dalam seminggu. Padahal makan dengan jenis makanan yang sama dalam rentang waktu yang sangat pendek itu katanya tidak baik bagi kesehatan karena kandungan gizi yang tidak beragam. Terlebih lagi jika makanan yang dimakan tidak memenuhi syarat 4 sehat 5 sempurna. Akibatnya terdapat kelebihan kandungan zat-zat tertentu yang bukannya baik bagi kesehatan tetapi malah mengganggu kesehatan.

Form Hasil MCU Lab TelkoMedika

Dua tahun belakangan ini, kantor tempat saya bekerja secara rutin mengadakan Medical Check Up (MCU) bagi karyawan yang berusia di bawah 40 tahun. Karena usia saya yang masih tergolong muda 😊, MCU yang dilakukan tidak begitu komplit. MCU hanya dilakukan untuk memeriksa beberapa parameter dasar pengukuran kesehatan seperti kadar lemak darah, gula darah, asam urat dan pemeriksaan fisik. Lebih detail mengenai MCU untuk parameter dasar ini sebagai berikut:

Pemeriksaan Darah
Pemeriksaan ini dilakukan dengan mengambil darah secukupnya untuk diteliti lebih lanjut mengenai kandungan-kandungan darah yang meliputi sbb:


Kadar Lemak Darah (Profil Lipid)
  1. Cholesterol Total
    • Nilai yang diinginkan untuk komponen ini adalah < 200 mg/dL
    • Batas tinggi 200 - 239 mg/dL
    • Tinggi jika nilainya > 240 mg/dL
  2. LDL Cholesterol (Seringkali disebut Kolesterol Jahat)
    • Nilai optimal adalah < 100 mg/dL
    • Mendekati optimal jika nilainya 100 - 129 mg/dL
    • Batas tinggi jika nilainya 130 - 159 mg/dL
    • Tinggi jika nilainya 160 - 189 mg/dL
    • Sangat tinggi jika nilainya > 190 mg/dL
  3. HDL Cholesterol (Seringkali disebut Kolesterol Baik)
    • Rendah jika nilainya < 40 mg/dL
    • Tinggi jika nilainya > 60 mg/dL
  4. Trigliserida
    • Normal jika nilainya < 150 mg/dL
    • Batas tinggi jika nilainya 150 - 199 mg/dL
    • Tinggi jika nilainya 200 - 499 mg/dL
    • Sangat tinggi jika nilainya > 500 mg/dL

Bahaya kadar kolesterol tinggi dapat menyebabkan sbb: 
  1. Aterosklerosis - penyempitan atau pengerasan pembuluh arteri.
  2. Risiko penyakit jantung koroner lebih tinggi - terjadi kelainan pembuluh darah yang bertugas memasok darah dan oksigen ke jantung.
  3. Serangan jantung - terjadi ketika pasokan darah dan oksigen ke area otot jantung tersumbat, biasanya oleh gumpalan di arteri koroner. Hal ini menyebabkan otot jantung berhenti.
  4. Angina - nyeri dada atau ketidaknyamanan yang terjadi ketika otot jantung tidak mendapatkan cukup darah.
  5. Stroke dan mini -stroke - terjadi ketika ada pembekuan darah diarteri atau vena, sehingga mengganggu aliran darah ke area otak. Bisa juga terjadi pembuluh darah pecah, sehingga sel-sel otak mulai mati.
  6. Jika kolesterol darah dan trigliserida tinggi, maka risiko terkena penyakit jantung koroner juga meningkat secara signifikan.


Gula Darah
Dalam MCU, sebelumnya memang dianjurkan untuk berpuasa selama + 10 jam di malam hari sebelum MCU dilakukan. Tujuannya adalah untuk mengukur Glukosa dalam darah.
  1. Glukosa Darah saat Puasa
    • Normal jika nilainya 70-100 mg/dL
  2. Glukosa Darah 2 jam Pasca Puasa
    • Normal jika nilainya < 140 mg/dL

Bahaya kadar gula darah tinggi dapat menyebabkan buang air terlalu sering, rasa haus meningkat, penurunan berat badan secara drastis dan dampak lebih lanjutnya adalah penyakit diabetes.


Asam Urat
Nilai Asam Urat dalam darah yang normal untuk laki-laki adalah < 7.2 mg/dL. Dan untuk wanita adalah < 6.0 mg/dL. Bahaya kadar asam urat tinggi dapat menyebabkan nyeri dan sakit pada persendian dan gangguan ginjal.


Tiga parameter pemeriksaan darah ini adalah sumber utama informasi tentang level kesehatan seseorang jika mengalami penyakit yang tergolong berat untuk disembuhkan. Oleh karena itu, 3 parameter pemeriksaan ini sangat dianjurkan untuk kita dengan usia dibawah 40 tahun. Jika tidak ingin memeriksakan diri ke Laboratorium / Klinik, sebenarnya alat untuk memeriksa 3 parameter pengukuran kesehatan ini mudah didapatkan di hampir semua provider belanja online dengan harga terjangkau. Sebagai contoh, lihat alat General Check Up di bawah ini.

EasyTouch GCU Digital 3 In 1
IDR 415,000

Mendapatkan laporan hasil MCU membuat saya cukup kaget ketika melihat nilai yang tertera untuk kandungan kolesterol dalam darah berada di level Sangat Tinggi. Dan saat ini saya sedang mencoba untuk mengontrol pola makan saya dan kandungan gizi makanan yang saya makan. Jangan sampai hal ini juga terjadi pada anda, yuk mulai dibiasakan untuk MCU secara rutin minimal 1 kali dalam setahun atau setidaknya membeli peralatan kesehatan di atas.


Pemeriksaan Fisik
Pemeriksaan ini meliputi Body Mass Index (BMI), Tekanan darah (Sistole dan Diastole) dan Denyut nadi per menit. Sebagai gambaran parameter BMI sebagai berikut:
  1. Severely Underweight ( < 15.99)
  2. Underweight (16.00 - 18.49)
  3. Normal (18.50 - 24.99)
  4. Overweight (25.00 - 29.99)
  5. Obese Class I (30.00 - 34.99)
  6. Obese Class II (35.00 - 39.99)
  7. Obese Class III ( > 40.00)

Rumus BMI
BMI = Berat Badan / (Tinggi Badan * Tinggi Badan)

*Berat Badan dalam satuan kg
*Tinggi Badan dalam satuan m


BFIT Putih Blood Pressure Monitor Tensimeter

IDR 420,000


Medical Check Up itu ternyata penting bukan? Semoga ulasan tersebut bermanfaat dan kita selalu bisa menikmati hidup dan kebahagiaan meskipun usia sudah tidak lagi muda.

No comments:

Post a Comment

Komentar anda adalah semangat saya untuk terus menulis.