Thursday, June 29, 2017

Sekedar Cerita Mudik Lebaran 1438 H (2017 M)

A post shared by Irfan Effendi (@irfaneffendi) on

Sebelum memulai cerita mudik, saya dan keluarga turut mengucap:

Minal Aidin wal Faidzin
Mohon Maaf Lahir dan Bathin
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438 H
🙏

Kegiatan yang sudah pasti dilakukan ketika mudik tidak lain adalah merayakan lebaran bersama keluarga, pergi ke mesjid bersama-sama, sungkeman dsb. Dan yang spesial menurut saya di perayaan lebaran kami sekeluarga kali ini adalah My Junior yang sudah mulai ekspresif dan cukup interaktif tingkahnya. Maklumlah usianya baru menginjak 3 tahun seakan-akan sudah mulai mengerti asyiknya rame-rame yang mungkin terbesit di pikirannya.

A post shared by Irfan Effendi (@irfaneffendi) on

Terlihat sekali ekspresi My Junior yang sangat senang dan buru-buru ngajakin ke mesjid ketika melihat om, tante dan mbahnya yang sudah siap berangkat. Terlebih lagi ekspresi lucunya ketika bertemu dengan saudara-saudara sepupunya.

A post shared by Irfan Effendi (@irfaneffendi) on

Selain beberapa acara ceremonial informal di atas, sesuai anjuran pak Menpar 😁 kami juga mengunjungi tempat-tempat wisata terdekat, seperti salah satu Waterboom yang ada di kota Jember. Jarak tempuhnya sekitar 1.5 jam perjalanan darat dengan mobil pribadi dari kampung halaman kami di Situbondo Jawa Timur.


Gambaran umum suasana di dalam komplek Waterboom ini ketika libur lebaran bisa dilihat pada instagram saya di bawah ini. Lumayan recommended untuk dinikmati bersama keluarga. Lokasi Waterboom ini sangat dekat dengan pusat kota Jember lebih tepatnya sangat dekat dengan kampus Universitas Negeri Djember (UNEDJ).

A post shared by Irfan Effendi (@irfaneffendi) on

Dengan lokasinya yang sangat dekat dengan pusat kota, kita juga bisa mampir ke pusat perbelanjaan atau mungkin tempat-tempat kuliner yang ada di kota Jember setelah bersenang-senang dengan keluarga di wahana Waterboom ini.

Selain beberapa kegiatan lebaran di atas, saya juga ingin memperkenalkan salah satu kuliner mudik khas kota kami Situbondo. Namanya Lontong Ceker. Salah satu kuliner khas Situbondo. Warungnya cuman buka pagi hari saat jam sarapan. Susah sekali mendapatkan kuliner ini pasalnya hanya dijual di tempat-tempat tertentu saja. Lontong dengan kuah kaldu ayam ada cekernya disiram lagi pakai bumbu rujak seperti bumbu rujak cingur. Rasanya.. Maknyus! 👌

A post shared by Irfan Effendi (@irfaneffendi) on

Wajib coba makanan ini kalo lagi di Situbondo. Rasanya benar-benar gurih dan membuat lidah bergoyang.. 😄

Baca juga: Nikmatnya Kuliner Khas Situbondo, Jawa Timur


Semoga Allah Swt mempertemukan kembali kami dan keluarga-keluarga kami dengan lebaran tahun-tahun mendatang. Aamiin... 🙏

Cukup sampai disini saja cerita mudik saya dan keluarga. Sebenarnya masih ada banyak cerita lagi yang tidak kalah menarik tetapi males juga mau nulis terlalu panjang dan jangan-jangan nggak ada yang baca lagi.. hehe. Jadi bagaimana cerita mudikmu? silahkan share di comment form di bawah ini ya..

No comments:

Post a Comment

Komentar anda adalah semangat saya untuk terus menulis.