Monday, December 21, 2015

Memahami Sebuah Makna Resolusi Tahun Baru

New Year's Resolution

Menjelang pergantian tahun, hampir setiap orang berupaya menyusun sebuah resolusi atau visi atau target yang ingin dicapai di tahun yang baru. Dan tidak hanya orang, bahkan perusahaan tempat kita bekerja pun juga berupaya menyusun target yang harus dicapai di tahun yang baru. Sebuah resolusi lahir dari harapan-harapan optimis yang membuat hidup lebih bergairah untuk mencapai hidup yang lebih baik. Pernahkah kita tahu kapan menyusun sebuah resolusi ini diterapkan?

Sejarah Romawi
(Prof. Richard Alston, Department of Classic - Royal Holloway University)
Resolusi sudah diterapkan sejak masa Romawi Kuno dimana resolusi dibuat untuk mengejar impian di tahun yang baru. Pejabat tinggi romawi membuat resolusi sebagai sebuah kesetiaan kepada negaranya dan bersumpah di hadapan kaisar pada tanggal 1 Januari. Sebuah perayaan tahunan dilakukan oleh warga negara Romawi untuk merenungkan masa lalu dan memandang ke tahun depan serta mendoakan satu sama lain untuk setahun ke depan. Perayaan ini dilakukan dengan bertukar buah-buahan dan madu. Perayaan ini juga sebagai bentuk syukur terhadap dewa pertanian Janus yang memiliki 2 wajah dimana 1 wajah menatap masa lalu dan 1 wajah menatap masa depan. Dan sebagai penghormatan terhadap dewa ini terlahirlah sebuah nama bulan Januari.

Simbol Dewa Janus (Romawi Kuno)


Paparan Islam
Nabi Muhammad SAW 
"Barangsiapa yang hari ini lebih baik dari hari kemarin, dialah orang yang beruntung, Siapa yang hari ini keadaannya sama dengan kemarin maka dia rugi, Siapa yang keadaan hari ini lebih buruk dari kemarin, maka dia celaka" (Al Hadist).

Kesimpulan yang saya dapatkan bahwa resolusi disusun bukan hanya dalam setahun saja tetapi setiap hari resolusi perlu dilakukan untuk mencapai hari esok yang lebih baik. Oleh karena itu, resolusi bukan hanya sebuah impian yang ditulis dalam sebuah kertas tetapi juga memerlukan sebuah tindakan untuk menjadi seseorang yang lebih baik.


Menyusun sebuah resolusi
Dengan beberapa referensi yang telah dikemukakan, hendaknya resolusi disusun secara spesifik tujuannya, terukur tahap-tahap pencapaiannya, dapat dilakukan, dapat dicapai sesuai kemampuan dan jelas target waktu untuk pencapaiannya. Dimana dalam istilah bisnis dikenal dengan akronim SMART (Specific, Measurable, Actionable, Realistic and Time-based).

Seringkali dalam menyusun sebuah resolusi dibutuhkan sebuah ketenangan sehingga traveling ke suatu tempat yang nyaman dan jauh dari keramaian seringkali menjadi pilihan setiap orang. Sekedar tips jika anda adalah bagian dari orang yang berencana untuk traveling di akhir tahun, manfaatkan sisa cuti tahunan untuk mendapatkan harga normal tiket perjalanan karena pada umumnya harga tiket di akhir tahun menjadi jauh lebih mahal khususnya pada hari-hari yang bersambung dengan hari libur nasional. Dan jika anda termasuk traveler yang berencana untuk menghabiskan waktu menyusun resolusi di sebuah hotel, pada akhir tahun umumnya harga kamar hotel berlawanan dengan harga tiket perjalanan dimana hotel-hotel pada umumnya banyak memberikan "Paket Promo" dan seringkali hal ini menyebabkan full booked. Selamat merencanakan dan menyusun sebuah resolusi!

3 comments:

Hairul Achsan said...

Tahun 2016 sudah ancang2 akan ngetrip kemana nih??
www.hairulachsan.com

Irfan Effendi said...

Long weekend di akhir tahun ini ini, Bukit Tinggi sptnya jadi pilihan tepat bro

Hairul Achsan said...

wuiiihh mantabb...happy long weekend then ^_^

Post a Comment

Komentar anda adalah semangat saya untuk terus menulis.