Sunday, April 12, 2015

Pelunasan KPR sebelum Jatuh Tempo dan Pengurusan ROYA


Membeli rumah dengan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sangat menguntungkan pada saat terbatasnya dana cash dalam membeli rumah. Selain itu bagi seorang pemula dalam jual-beli rumah, KPR memberikan kemudahan dan rasa aman dalam pengurusan surat-surat rumah. Tetapi di sisi lain, KPR juga memberikan beban pada nasabah setiap bulannya dimana nasabah diharuskan membayar cicilan pinjaman sampai dengan batas akhir periode perjanjian KPR. Apalagi untuk periode awal KPR, bagi nasabah KPR konvensional, besaran biaya bunga lebih besar dari biaya pokok KPR itu sendiri. Tahap awal KPR adalah tahap-tahap melatih kesabaran. 😊

Namun, semakin cepat melakukan pelunasan semakin baik. Sehingga saat ingin menjual rumah, harga rumah masih sesuai dengan standar harga rumah saat itu dan keuntungan penjualan yang didapatkan jauh lebih besar daripada menunggu sampai periode KPR jatuh tempo.

Jika anda memutuskan untuk segera melunasi KPR sebelum jatuh tempo, hal utama yang perlu anda lakukan adalah menghubungi bagian KPR di lokasi bank dimana anda melakukan akad KPR. Sebenarnya bisa juga melalui call center tetapi hal ini tidak direkomendasikan karena nantinya call center juga akan menjanjikan anda dihubungi oleh bagian KPR dimana anda melakukan akad KPR dan ini akan cukup menguji kesabaran dikarenakan bisa saja dihubungi/bisa juga tidak dihubungi sama sekali.

Jika anda sudah menghubungi bagian KPR dari bank dimana anda melakukan akad KPR, anda akan diminta KTP asli dan buku tabungan yang biasa digunakan auto debet cicilan KPR per bulannya. Kemudian anda akan dibuatkan rincian biaya yang harus dibayar dan surat pernyataan untuk pelunasan yang harus ditandatangani. Sebagai contoh surat pernyataan pelunasan KPR BNI di bawah ini.

Pelunasan KPR sebelum Jatuh Tempo dan Pengurusan ROYA

Setelah menandatangani surat pernyataan pelunasan, pada hari itu juga bank akan melakukan debet dari rekening tabungan dimana setiap bulannya cicilan KPR dilakukan auto debet. Jadi harap dipastikan saldo tabungan yang digunakan untuk auto debet cicilan KPR mencukupi besaran nilai pelunasan. Setelah dilakukan debet tabungan, akan dilakukan proses verifikasi dan penyiapan dokumen oleh bank selama 2 hari kerja dan setelah 2 hari kerja dokumen tersebut baru bisa diserahkan oleh pihak bank. Adapun dokumen yang perlu dipastikan anda terima dari bank seperti gambar dibawah ini.

Pelunasan KPR sebelum Jatuh Tempo dan Pengurusan ROYA

Untuk Asuransi Jiwa nasabah nantinya akan dicairkan oleh pihak bank dan akan ditransfer ke rekening nasabah. Sementara untuk asuransi kebakaran sebaiknya tetap dilanjutkan sehubungan biaya asuransi yang relatif sangat kecil (+/- Rp 300.000,-) dibandingkan dengan resiko jika rumah terbakar #naudzubillah..

SHM yang diterima dari bank masih terikat dengan tanggungan bank sehingga masih perlu dilakukan pengurusan ROYA ke Badan Pentanahan Nasional (BPN) setempat untuk menyatakan SHM (Sertifikat Hak Milik) tersebut menjadi murni milik anda dan SHT (Sertifikat Hak Tanggungan) dari Bank akan dihapus.

Dalam mengurus ROYA bisa dilakukan sendiri atau melalui jasa Notaris. Jika dilakukan sendiri, dokumen-dokumen yang perlu disiapkan antara lain sbb:
  1. Map ROYA (bisa didapatkan dari Koperasi di kantor BPN)
  2. Fotokopi KTP
  3. SHM (Sertifikat Hak Milik) Asli
  4. SHT (Sertifikat Hak Tanggungan) Asli
  5. Surat Pengantar ROYA asli dari Bank
  6. IMB (Ijin Mendirikan Bangunan)
  7. Surat pernyataan lunas
Untuk pengurusan ROYA, saya sarankan untuk menggunakan jasa dari notaris yang membantu dalam jual-beli rumah daripada mengurus sendiri ke BPN. Hal ini dikarenakan anda tidak akan direpotkan, resiko dokumen hilang tereliminalisir, dan bisa jadi pengurusannya lebih cepat. Biaya yang diminta oleh notaris umumnya +/- Rp 350.000,- dan besaran ini akan terasa sebanding dengan biaya bolak-balik anda ke BPN dan waktu kerja yang hilang apabila mengurus sendiri ke BPN. Untuk menggunakan jasa notaris, cukup mendatangi langsung kantor notaris yang mengurus jual-beli rumah anda dan minta tanda terima formal penyerahan dokumen rumah dari anda ke notaris. Proses ROYA umumnya berlangsung selama 2 minggu sehingga setelah 2 minggu anda bisa datang kembali ke notaris dan menanyakan apakah proses ROYA sudah selesai. Jika sudah selesai anda akan menerima SHM saja sedangkan SHT akan ditahan di kantor BPN. Dan SHM sudah murni atas nama anda. Nggak merepotkan kan... Cerita ini berdasarkan pengalaman pribadi.

Pelunasan KPR sebelum Jatuh Tempo dan Pengurusan ROYA
Alhamdulillah.. sudah lunas.. 😊

14 comments:

Andi Rosihan Hakim said...

Alhamdulillah selamat mas Irfan. Saya msh berjuang melunasi dan msh dapat 3 tahun kurang 12 Tahun...lamanya....., apalagi setelah membaca detik 3 bank BUMN jd jaminan hutang ke Cina. Membaca artikel ini serasa mimpi n berharap sgera melunasinya....smg Alloh memudahkan urusan mas Irfan dan saya aamiin...

Irfan Effendi said...

Aamiin.. Semoga sukses mas..

ardi kumara said...

Pak irfan, mau tanya nih. saya juga baru melunasi KPR dan baru mengurus roya. Saya mengurus sendiri ke BPN dan setelah selesai hanya menerima Sertifikat HGB saja. dan untuk IMB apakah memang juga diambil oleh BPN? karena saat mengurus roya saya menyerahkan IMB asli.
Terima kasih

Irfan Effendi said...

IMB dibalikin ke kita juga mas tidak diambil oleh BPN karena IMB dan HGB/SHM adalah requirement wajib yang harus ada ada saat jual beli. Sebaiknya ditanyakan kembali ke pihak BPN untuk dikembalikan IMBnya ke anda. Makanya di tulisan ini saya menyarankan untuk memakai jasa notaris supaya terjamin kelengkapan berkasnya sebab nilai berkasnya jauh lebih berharga ketimbang biaya pengurusan roya-nya disamping waktu yg tersedia terbatas untuk mengurus sendiri.

ardi kumara said...

wah cepat sekali jawabnya. iya betul sepertinya malah harus bolak balik dan rugi waktu nih. Terima kasih atas infonya pak

Aini Andari said...
This comment has been removed by a blog administrator.
Ishaaq Saputra said...

Menarik sekali infonya pak. Saya mau nanya, perhitungan total uang yang harus dibayar untuk penlunasn gimana Pak Irfan? Apakah itu jumlah total sisa angsuran atau hanya hutang pokok + biaya2? Terima Kasih

Irfan Effendi said...

Total yg harus dibayar = Sisa saldo pinjaman + Bunga bulan berjalan + Biaya administrasi PSJT + Biaya pelunasan Rp 15rb

Saifin Nuha said...

Assalamualaikum wr. wb
Pak irfan saya mau tanya nih,pada tahun 2014 bulan September saya ambil rumah dg harga 480jt,waktu itu saya KPR kan dg uang muka 190jt,kemudian ditahun pertama angsuran saya Rp. 3.027.000/Bulan,kemudian ditahun kedua Rp.3.740.000/Bulan, sampai hari ini berarti saya sudah mengangsur selama 2tahun 4bulan. Lha ini rencana sy melunasi KPR saya sebelum jatuh tempo..
Yg saya tanyakan saya tetap bayar angsuran saya X 93bulan(sisa tempo angsuran) atau saya membayar sisa hutang POKOK saya atau bagaimana pak Irfan, mohon dijelaskan pak...sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terimakasih banyak
Sukses buat bapak
Wassalamu'alaikum wr. Wb

Irfan Effendi said...

Wa'alaikumsalam mas Saifin, yg dibayar adalah = Sisa pokok + Bunga bulan berjalan (bulan saat akan melunasi KPR) + Biaya administrasi PSJT + Biaya pelunasan Rp 15rb

Yohana Devi said...

Saya mau tanya,uang angsuran kita di bank yg di blokir oleh jika kpr sudah di lunasi apa akan di kembalikan oleh pihak bank ya? Lalu uang asuransi jg akan di kembali kan ke kita? Itu semua yg urus pihak bank ya? Terima kasih banyak.

Irfan Effendi said...

Iya mbak.. uang yg diblokir dikembalikan, uang asuransi jiwa juga dikembalikan sisanya krn dr awal KPR sampe pelunasan kita dianggap sdh menikmati fasilitasnya, berikut jg uang asuransi kebakaran nanti ditawarin mau dikembalikan atau tidak. Khusus asuransi kebakaran ini saran saya sebaiknya dilanjutkan saja krn nilainya kecil banget tetapi manfaatnya bisa kita rasakan selama awal penetapan periode KPR.

Sekarang said...

Malam, Mas Irfan saya baru melunasi cicilan rumah saya, saya dapat semua dokumen seperti yg mas Irfan dapat dari bank tsb, yg mau saya tanyakan apakah perlu saya meminta ajb ?, soalnya ortu saya dpt ajb jg, yg kedua, untuk pengurusan roya apa imbnya yg asli ato yg foto copyannya?...terimakasih sebelumnya,

IRfan’s ROom said...

Malam pak/ibu Sekarang 😊
Klo AJB ga perlu.. SHM levelnya sudah di atas AJB. Untuk pengurusan roya semuanya harus yg asli..

Post a Comment

Komentar anda adalah semangat saya untuk terus menulis.